Information in you world, simple and elegant.

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 21 Agustus 2017

04.34

Mengharap Pahala Dari Tiap Musibah

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya karenanya   



Dari Abu Said Al-Khudri dan dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya karenanya” (HR. Al-Bukhari no. 5642 dan Muslim no. 2573.

Balasan minimal bagi seorang Muslim yang tertimpa musibah, sekecil apapun musibah tersebut, maka Allah akan menghapuskan kesalahannya.

Namun, apabila ia mampu bersabar & mengharapkan pahala dari musibah tersebut, maka sesungguhnya ia akan mendapatkan tambahan kebaikan.

Kebanyakan manusia lalai mengharapkan pahala ketika mereka tertimpa musibah-musibah kecil seperti tertusuk duri, terkena sakit ringan (flu, batuk ), atau ketika mereka lelah karena bekerja seharian misalnya, baik seorang Ayah yang bekerja di luar rumah ataupun Ibu yang mengerjakan pekerjaan rumah tangga kesehariannya dan juga hal-hal lainnya sebagaimana yang disebutkan pada hadits di atas.

Padahal dalam semua hal tersebut, mereka memiliki peluang untuk mendapatkan kebaikan selain kepastian dihapuskannya kesalahan-kesalahan mereka.

Sudah selayaknya bagi seorang Muslim agar selalu menghadirkan niat & mengharapkan pahala di Setiap musibah yang ia alami, baik kecil maupun besar.

Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang selalu mengharapkan balasan pahala hingga musibah terkecil yang kita terima.

(Disarikan dari Syarah Riyadush Shalihin oleh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin dengan beberapa penambahan).


Sumber: muslim

Kamis, 17 Agustus 2017

01.36

Pesona Wisata Sumatra Utara Danau Toba dan Samosir Keindahan indonesia

Pesona wisata.  ialah salah satu dari 13 kabupaten di Sumatra Utara dimana Danau Toba dan Pulau Samosir berpadu dengan keindahannya. Danau Toba ialah salah satu obyek wisata utama berasal dari kawah gunung api yang paling besar dan lantas meletus pada selama seratus ribu lahun lalu. Letusan tersebut menyebabkan gunung itu runtuh, air kawah yang tumpah lantas membentuk telaga terbesar di Asia tenggara. Letusan gunung api di lokasi ini diduga puluhan kali lebih powerful dari letusan Gunung Krakatau lahun 1883.


Luas Danau Toba ialah sekitar 1707 Km2 dengan kedalaman air di sejumlah tempat dapat menjangkau 450 meter. Ditengah Danau Toba ada Pulau Samosir yang tidak sedikit dikunjungi turis lokal dan manca negara. Udara yang sejuk dan hamparan air yang membiru ialah kesan kesatu yang dialami wisatawan ketika tiba di Danau Toba. Danau yang dijangkau selama empat jam perjalanan dari Medan ini mempunyai pantai yang berbatu dan berdinding bukit-bukit. Sejumlah hotel dan vila di tepi telaga siap menanti wisatawan yang berangjangsana ke lokasi ini. Dari jendela kamar hotel, wisatawan dapat merasakan pemandangan yang terdapat di seputar danau.